- Bupati Majalengka Tinjau Persiapan Nyiramkeun Pusaka dan Peresmian Ruang Baru Museum Talaga Manggung
- Ketua TP PKK Majalengka Perkuat Peran Kader Melalui Monev 10 Program Pokok PKK ke 26 Kecamatan dan P
- Dalam penggerebegan Satres Narkoba Polres Majalengka Ciduk Pengedar Obat Keras Jenis Tramadol disumb
- Majalengka Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel.
- Kapolres Majalengka Ekspos Keberhasilan Operasi Jaran Lodaya 2026 Gulung Empat Tersangka
- Satres Narkoba Polres Majalengka Gulung Satu Tersangka dan Gagalkan Peredaran Tembakau Sintetis
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Bupati Eman Suherman, Bukti Kerja Nyata M
- Waspada Modus, Polsek Majalengka Kota Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Bermodus Pacaran
- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
Arahan Dandim 0617/Majalengka: Babinsa Harus Jadi Ujung Tombak di Lapangan

Literasikata.id Majalengka – Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, memberikan arahan dalam kegiatan Jam Komandan (Jamdan) yang digelar di Makodim 0617/Majalengka, Jalan KH Abdul Halim No. 403, Kelurahan Tonjong, Kecamatan Majalengka, pada Kamis (3/7/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS TNI di jajaran Kodim 0617/Majalengka. Dalam sambutannya, Dandim menekankan pentingnya memahami setiap kebijakan dari pimpinan TNI sebagai bentuk pembinaan dan pedoman dalam pelaksanaan tugas di satuan teritorial.
Baca Lainnya :
“Kebijakan dari pimpinan atas tentunya tidak akan menyulitkan satuan teritorial. Justru menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas kinerja,” ujar Letkol Inf Fahmi.
Ia menegaskan bahwa setiap personel, khususnya para Babinsa, harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang cukup dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Setiap individu Babinsa harus memiliki catatan dan rencana kegiatan ke depan. Hal ini penting sebagai bekal saat terjun langsung ke tengah masyarakat,” imbuhnya.
Dandim menilai Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD dalam menjaga kondusivitas wilayah. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi, pemahaman sosial, dan ketanggapan terhadap dinamika masyarakat harus terus diasah.
“Babinsa harus mampu mengajak, mendorong, dan menarik partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan kewilayahan,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Dandim juga berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga kesehatan fisik sebagai penunjang tugas di lapangan.
“Minimal luangkan waktu 30 menit setiap hari untuk berjalan kaki. Aktivitas fisik ringan seperti ini penting untuk menjaga stamina,” pesannya.
Kegiatan Jamdan ini menjadi ajang penting untuk menyampaikan kebijakan, menyamakan persepsi, serta membangun komunikasi dan motivasi antara pimpinan dan seluruh jajaran Kodim 0617/Majalengka. (Pendim 0617)











