- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
Desa Parapatan Wakili Jawa Barat di Fano World Kite Festival 2025 di Denmark

Literasikata.id Majalengka – Kabar membanggakan datang dari Desa Parapatan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Tim pelayang tradisional dari Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Majalengka akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang internasional Fano World Kite Festival 2025 yang akan digelar pada 14–21 Juni 2025 di Fano, Copenhagen, Denmark.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pelestarian budaya layang-layang tradisional Indonesia di panggung dunia. PELANGI Majalengka dikenal sebagai komunitas yang aktif menjaga warisan budaya tersebut agar tetap hidup dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Agus Endang Sutrisno, Kepala Dusun Desa Parapatan, membenarkan kabar keberangkatan tim ke Denmark. “Benar, saat ini rombongan kami sedang melakukan persiapan menuju Fano, Copenhagen. Semoga bisa mengharumkan nama Majalengka dan Jawa Barat di ajang internasional,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (12/6/2025).
Baca Lainnya :
Pelepasan resmi tim pelayang Majalengka digelar dengan penuh semangat dan dukungan dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Parapatan Taryono, Babinsa Kopda Agus Setyawan, Babinkamtibmas Bripka Dini Kurniati, Ketua BPD Adi Casidi, Ketua BUMDes, serta para pamong Desa Parapatan.
Partisipasi tim pelayang Majalengka ini diharapkan tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga memperkenalkan keindahan dan filosofi budaya layang-layang tradisional Indonesia kepada masyarakat internasional.











