- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Siapkan Pemilih Cerdas 2029, Bawaslu Majalengka Sambangi SMA Negeri 2 Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Dalam rangka membangun generasi pemilih cerdas, Bawaslu Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan "Bawaslu Goes To School" bertema Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk Pemula di SMA Negeri 2 Majalengka pada Senin, 5 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti antusias oleh siswa/i kelas X.
Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka dalam sambutannya memperkenalkan peran Bawaslu sebagai salah satu dari tiga lembaga penyelenggara pemilu bersama KPU dan DKPP. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap tahapan pemilu, peserta pemilu, serta netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam politik praktis.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan para siswa menjadi pemilih pemula yang cerdas pada Pemilu 2029 mendatang. Ditekankan bahwa memilih bukan sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab menentukan masa depan daerah dan bangsa. Siswa/i diajak untuk memahami proses demokrasi, menghindari praktik politik uang, dan aktif melaporkan dugaan pelanggaran kepada pengawas pemilu.
Baca Lainnya :
Suasana sosialisasi berlangsung hangat, dengan meningkatnya antusiasme siswa terhadap peran Bawaslu. Tiga siswa bahkan aktif bertanya tentang kelembagaan Bawaslu, netralitas aparat, serta integritas penyelenggaraan pemilu ke depan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi serupa terus dilakukan untuk memperkuat kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.











