- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Kodim 1514/Morotai Gelar Apel Kesiapsiagaan Kontinjensi Bencana

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dalam rangka meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana dan ancaman lain di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Kodim 1514/Morotai menggelar Apel Kesiapsiagaan Kontinjensi Bencana di lapangan upacara Makodim 1514/Morotai, Desa Muhajirin Baru, Jumat (29/8/2025).
Apel dipimpin langsung oleh Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Maskur Akmal, S.T., M.T., dan diikuti personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polres Pulau Morotai, Satpol PP, Basarnas, BPBD, serta instansi terkait lainnya.
Baca Lainnya :
Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa Morotai adalah daerah dengan potensi bencana cukup tinggi, mulai dari banjir, abrasi pantai, tanah longsor, hingga gempa bumi dan tsunami. Karena itu, diperlukan kesiapan terpadu, sinergi lintas instansi, serta edukasi kepada masyarakat.
“Mitigasi bencana harus menjadi bagian dari pembangunan daerah. Infrastruktur harus tahan bencana, masyarakat perlu dibekali pengetahuan menghadapi situasi darurat, dan koordinasi antar instansi harus solid. Hanya dengan kebersamaan kita dapat mewujudkan Morotai yang tangguh bencana,”ujar Dandim.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian materi kesiapsiagaan dari BPBD Pulau Morotai mengenai cara penyelamatan diri saat terjadi gempa dan banjir, serta materi Basarnas tentang pemindahan darurat korban dan teknik pembidaian.
Apel ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat Morotai dari potensi bencana.











