- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Kementerian Pertanian Serahkan 1.000 Burung Hantu untuk Mengatasi Hama Tikus di Kabupaten Majalengka

Literasikata.id Majalengka - Saat kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bantuan 1.000 ekor burung hantu kepada petani di Majalengka.
Sesuai arahan Presiden Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Tanaman Pangan , Jum'at (09/05/2025) menyerahkan secara langsung bantuan burung hantu kepada petani di Desa Randegan Wetan Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.
Menurut Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Yudi Sastro terdapat sebuah fakta ilmiah dan bukti lapangan yang tak terbantahkan, yakni burung hantu adalah salah satu solusi alami paling efektif untuk memberantas hama tikus.
Baca Lainnya :
Presiden Prabowo melihat celah solusi yang baik, yaitu pendekatan hayati. Dan salah satu predator alami paling efektif untuk tikus adalah burung hantu.
" Hari ini kita serahkan kepada para petani di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat sebanyak 1.000 burung hantu, untuk mengatasi hama tikus yang menyerang tanamah padi di wilayahnya," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan , Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaeman mengatakan keberadaan burung hantu mampu menekan serangan hama tikus yang berpotensi merusak keberhasilan Irigasi Padi Hemat Air (IPHA).
IPHA merupakan metode pengairan berselang yang diklaim mampu menghemat air hingga 30 persen sekaligus meningkatkan produktivitas padi.
" Selama ini hama tikus yang menyerang tanaman padi sangat banyak sekali dan sesuai janji Bapak Presiden Prabowo saat mengunjungi Kabupaten Majalengka akan membantu petani dengan bantuan burung hantu.," tuturnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kementerian Pertanian.











