- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Kasdim 1514/Morotai Tekankan Pentingnya Pengawasan Ketat Orang Asing di Morotai.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Kasdim 1514/Morotai Mayor Inf Rusmin Nuryadin menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo di Hotel Molokay, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (26/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Mayor Inf Rusmin Nuryadin menyampaikan pentingnya langkah antisipasi terhadap masuknya orang asing ke wilayah Morotai, baik melalui jalur legal maupun ilegal. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah potensi pelanggaran hukum.
“Langkah pengawasan perlu diawali dengan pendataan identitas, lokasi tempat tinggal, serta pemetaan wilayah yang sering dikunjungi oleh orang asing. Dengan begitu, kita memiliki gambaran jelas dan data akurat untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Selain itu, Kasdim juga menekankan perlunya pengawasan lapangan secara rutin. Hal ini, kata dia, dapat dilakukan melalui patroli bersama, pengecekan dokumen, hingga pemantauan langsung terhadap aktivitas orang asing. “Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka tindakan tegas harus segera diambil sesuai prosedur,” tegasnya.
“Koordinasi bisa lebih efektif jika kita memiliki saluran komunikasi bersama, misalnya melalui grup WhatsApp yang melibatkan pihak-pihak berkompeten. Dengan begitu, setiap informasi dapat dibahas secara cepat, jelas, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait di Kabupaten Pulau Morotai.











