- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Jaga Kerukunan, Babinsa Koramil 1514-02/Berebere Ajak Masyarakat Libano Saling Menghormati Perbedaan

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Praka Maryandes, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, Kamis (28/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
Praka Maryandes menegaskan bahwa sikap saling menghormati dan menghargai keyakinan orang lain adalah kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. “Kita harus menjaga kebersamaan meski berbeda keyakinan. Toleransi itu bukan hanya semboyan, tapi harus diwujudkan dalam sikap dan perbuatan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Ia juga menekankan pentingnya saling berbuat baik terhadap sesama tanpa memandang perbedaan agama. Menurutnya, di Desa Libano yang mayoritas beragama Kristen, terdapat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dan beragama Islam.
“Mereka datang untuk mengabdi dan menjalankan tugas negara. Tugas kita sebagai warga adalah menghormati, menjaga, dan menjamin keselamatan mereka. Dengan begitu, tercipta suasana rukun dan penuh kedamaian di Desa Libano,” tegas Babinsa.
Praka Maryandes berharap masyarakat Desa Libano dapat terus menumbuhkan rasa persaudaraan, saling melindungi, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun desa. “Kerukunan adalah modal utama dalam membangun. Tanpa toleransi, kita akan mudah terpecah. Karena itu mari kita rawat kebersamaan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.











