- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Dandim 1514/Morotai Tinjau dan Tandai Lokasi Sumur Bor Air Bersih di Morotai Utara

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal S.T., M.T., melakukan peninjauan sekaligus penancapan patok pada titik lokasi pembangunan sumur bor air bersih di wilayah Koramil 1514-02/Bere-Bere, Kecamatan Morotai Utara, Selasa (23/9/2025).
Dandim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan langkah nyata untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air bersih di wilayah Morotai Utara.
Baca Lainnya :
“Air bersih adalah kebutuhan vital bagi masyarakat. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas di Koramil maupun di lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Ia melanjutkan,“Kami berharap sumur bor ini nantinya dapat digunakan bersama, sehingga keberadaannya benar-benar memberi manfaat luas. Semoga dapat meringankan beban warga dan memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambah Dandim.
Kegiatan peninjauan dan penancapan patok ini menjadi tahap awal sebelum dilanjutkan dengan pengerjaan sumur bor, yang nantinya akan dikelola secara bersama agar berfungsi maksimal dan berkelanjutan. (Pendim 1514).











