- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Babinsa Koramil 1514-02/Berebere Tekankan Sikap Terbuka dan Rukun Antar Suku dan Agama

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Kopda Karim, mengajak warga Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, untuk senantiasa menjaga sikap toleransi dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat. Himbauan tersebut disampaikan saat dirinya melaksanakan komunikasi sosial bersama masyarakat setempat, Jumat (5/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Kopda Karim menegaskan bahwa toleransi merupakan kunci terciptanya kerukunan, baik antaragama maupun antarsuku.
Baca Lainnya :
“Masyarakat Morotai dikenal memiliki keberagaman. Karena itu, mari kita terus pelihara sikap saling menghormati, terbuka terhadap siapa pun tanpa memandang latar belakang suku maupun agama. Dengan begitu, Desa Kenari dapat menjadi contoh desa yang rukun dan damai,” ujarnya.
Ia menambahkan“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan. Jangan hanya menunggu aparat, tetapi mari bersama-sama menjadi teladan bagi generasi muda dalam menghargai perbedaan,” jelasnya.
Himbauan ini sejalan dengan upaya Babinsa dalam mempererat persaudaraan dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah binaan.











