- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Babinsa Koramil 1514-01/Daruba Himbau Warga Tidak Menurunkan Bendera Sebelum 1 September

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-01/Daruba, Kopda Niclas Manuputty memberikan himbauan kepada Pemerintah Desa Darame terkait aturan penurunan bendera merah putih dan umbul-umbul. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Senin (18/8/2025).
Dalam keterangannya, Kopda Manuputty meminta agar pemerintah desa menyampaikan kepada seluruh warga untuk tidak menurunkan bendera merah putih maupun umbul-umbul yang telah dipasang di rumah maupun jalan umum sebelum tanggal 1 September 2025.
Baca Lainnya :
“Bendera merah putih dan umbul-umbul yang terpasang hendaknya tetap dikibarkan sampai dengan 1 September sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan rasa syukur kita atas nikmat kemerdekaan dari Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, saya berharap kerjasama dan kesadaran semua pihak, khususnya warga, agar mematuhi himbauan ini,” ujarnya.
Himbauan tersebut sejalan dengan ketentuan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, di mana bendera dan umbul-umbul dikibarkan sepanjang bulan Agustus hingga awal September sebagai wujud nasionalisme dan semangat persatuan.











