- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Babinsa Koramil 1514-01/Daruba Dukung Gerakan Pangan Murah di Morotai.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-01/Daruba menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta pengendalian inflasi daerah. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Morotai di Kantor Dinas Pertanian, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (20/8/2025).
Dalam kegiatan tersebut, enam jenis komoditi kebutuhan pokok dijual sesuai harga yang telah ditentukan, di antaranya cabai nona, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, minyak kita, dan tomat.
Baca Lainnya :
Babinsa Koramil 1514-01/Daruba menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam upaya menstabilkan harga pangan dan menekan inflasi di Morotai.
“Kami selaku Babinsa, sangat mendukung kegiatan pangan murah ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Langkah Dinas Pertanian menghadirkan program ini adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar warga,” ujarnya.
"Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat, baik di bidang ketahanan pangan, pembangunan desa, maupun kegiatan sosial lainnya,"tutup Serka Darwono".











