- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
Babinsa dan Warga Pasang Patok Kayu untuk Antisipasi Banjir di Desa Sangowo Barat

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Mengantisipasi potensi banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Morotai dalam beberapa hari terakhir, Babinsa Koramil 1514-01/Daruba, Seda Dino, bersama warga Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, melakukan pemasangan patok kayu batas air pada Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memantau ketinggian air di wilayah rawan banjir dan mencegah terjadinya kerusakan maupun korban jiwa saat curah hujan meningkat.
Baca Lainnya :
Babinsa Seda Dino menjelaskan, pemasangan patok batas air tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dini masyarakat terhadap ancaman banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Pemasangan patok kayu ini menjadi alat pemantau sederhana yang sangat berguna. Dengan adanya tanda batas air, warga dan pemerintah desa dapat segera mengetahui jika ketinggian air mulai meningkat dan mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi banjir,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini kondisi cuaca di wilayah Morotai tergolong ekstrem, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak menyepelekan potensi bencana alam.
“Kami terus mengingatkan warga agar selalu waspada, terutama yang tinggal di dekat aliran sungai atau daerah rendah. Dengan langkah-langkah antisipasi seperti ini, diharapkan dampak kerusakan maupun kerugian dapat diminimalkan,” tutup Babinsa.
(Pendim 1514/Morotai)











