- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
- Pramuka Majalengka Ikuti Apel Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Sandi Fahmi Fatwa Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Majalengka PAW Masa Jabatan 2024–2029.
- Warga Palabuan dan TNI Tiba-Tiba Bahu-Membahu Gempur Mushola Al-Furkon, Ada Apa Sebenarnya
- GANISA Stop Narkoba Bersama Satres Narkoba Polres Majalengka di Pesantren Pendidikan NU Maja
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan Akun dan WhatsApp Mengatasnamakan Dirinya Adalah Hoaks.
- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Babinsa Aru Irian Ikut Musdessus dan Musyawarah Perubahan Anggaran Desa 2025

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Kopda Mohli Gay, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) dan Musyawarah Perubahan Anggaran Desa Tahun 2025 di Desa Aru Irian, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Senin (25/08/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga. Musyawarah digelar untuk membahas perubahan alokasi anggaran desa agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Lainnya :
Dalam kesempatan tersebut, Kopda Mohli Gay menyampaikan saran agar penggunaan anggaran desa benar-benar dikelola secara bijak dan transparan.
“Anggaran desa, baik berupa uang maupun barang, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bermanfaat nyata bagi masyarakat. Contoh kecil bisa diarahkan pada ketahanan pangan, seperti bidang pertanian melalui penanaman padi ladang dan ubi, bidang perikanan dengan pengadaan viber, serta bidang peternakan melalui pembelian sapi peliharaan,” ungkapnya.
Babinsa juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang sesuai aturan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Semua yang direncanakan hendaknya berjalan baik sesuai harapan masyarakat Desa Aru Irian, sehingga tidak menjadi temuan saat pemeriksaan dan benar-benar memberikan hasil positif bagi warga,” tutup Kopda Mohli Gay.











